KARYA SASTRA
Thursday, 21 February 2013
pidato
CONTOH
PIDATO PENGARUH INTERNET TERHADAP REMAJA
Assalamualaikum wr wb.
Bapak/ ibu guru beserta rekan-rekan
yang saya hormati, pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada
tuhan yang maha esa yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita
semua sehingga kita dapat berkumpul ditempat ini, saya ucapkan banyak
terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan
sebuah pidato yang berjudul “Pengaruh Internet Terhadap Remaja”.
Sebelum saya memulai berpidato saya
ingin menyampaikan batasan masalah yang akan saya sampaikan didalam pidato hari
ini, yakni diantaranya ; pengaruh internet terhadap remaja dilihat dari segi
positif dan dari segi negatif.
Internet, kata yang tidak asing
ditelinga setiap orang, terutama para remaja yang senantiasa bergaul dengan
mewahnya dunia yang bertekhnologi, mewah, dan praktis. Internet bisa
didapatkan dimanapun kita berada. Dengan bermodalkan telepon selular yang
memiliki koneksi internet, internet dapat diakses dengan mudahnya melalui HP
dimanapun kita berada, atau jika tidak, disetiap sudut kota pasti terdapat
sebuah warung yang menjual jasa internet atau yang biasa disebut dengan
“Warnet”. Dunia Informasi Tanpa Batas, begitulah orang-orang
menyebutnya. Saya sendiri tidak begitu yakin tapi apa boleh dikata memang
begitu keadaannya. Dengan adanya internet, akses atau jalan terhadap
penyampaian informasi-informasi yang ada didunia ini dapat diambil dengan
mudahnya seraya membalikkan tangan atau mengejapkan mata.
Banyak ilmu pengetahuan yang begitu
melimpah disana. Informasi mengenai apapun dapat kita temukan di jagat
internet ini. Lalu apa hubungannya dengan siswa? Tentu saja sangat erat
hubungannya dengan siswa karena siswa tidak luput dengan yang namanya informasi
dan ilmu pengetahuan. Iinternet ini adalah media yang paling efektif dan mudah
untuk didapatkan dan diakses oleh siapa saja dan di manapun, walaupun tak dapat
dipungkiri bahwa karena adanya kebebasan ini dapat terjadi pula penyalah gunaan
fasilitas internet sebagai sarana untuk kriminalitas atau asusila. Siswa
yang baru mengenal internet biasanya menggunakan fasilitas ini untuk mencari
hal yang aneh-aneh? Seperti gambar-gambar yang tidak senonoh, atau video-video
aneh yang bersifat “asusila” lainnya yang dapat mempengaruhi jiwa dan
kepribadian dari siswa itu sendiri, sehingga siswa terpengaruh dan mengganggu
konsentrasinya terhadap proses pembelajaran di sekolah.
Namun demikian tidak semua siswa
melakukan hal yang demikian, hanya segelintir siswa-siswa yang usil saja yang
melakukannya karena kurang memiliki rasa tanggungjawab terhadap diri pribadi
dan sekitarnya. Namun pada umumnya internet digunakan oleh setiap siswa
untuk mencari atau mendapatkan informasi yang berhubungan dengan materi
pelajaran yang ia terima disekolah. Hal itu memungkinkan siswa menjadi lebih
kreatif dan lebih aktif dalam mencari sumber informasi dan ilmu pengetahuan
dibandingkan dengan siswa-siswa yang hanya duduk diam di depan meja dan
mendengarkan gurunya berbicara.
Hal ini dapat menjadi sebuah motivator
terhadap siswa untuk terus berkembang dan juga dapat berfungsi sebagai
penghancur (generasi muda). Remaja adalah makhluk yang rentan terhadap
perubahan disekitarnya. Dia akan mengikuti hal yang paling dominant yang berada
didekatnya. Jadi kemungkinan terjadinya perubahan yang drastis dalam
masa-masa remaja akan mendorong kearah mana remaja itu akan berjalan, kearah
positif atau negatif tergantung dari mana dia memulai.
Remaja yang kesehariannya bergaul
dengan internet akan lebih tanggap terhadap perubahan informasi disekitarnya
karena ia terbiasa dan lebih mengetahui tentang informasi-informasi tersebut
sehingga dia lebih daripada yang lainnya. Akan tetapi, remaja yang memiliki
kecenderungan pada hal yang negatif justru sebaliknya. Dia akan nampak
pasif karena hanya diperbudak oleh kemudahan dan kayaan informasi dari internet
tersebut.
Maka dari itu alangkah baiknya jika
kita bisa dengan bijak menggunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dalam
hal yang positif demi kemajuan diri dan pribadi kita. Selaku remaja kita semua
harus dapat menguasai teknologi yang sedang berlari kencang pada era ini,
karena dengan demikian kita pun akan ikut berlari menyongsong masa depan.
Sekian, dan atas perhatiannya saya
ucapkan terimakasih, akhirul kata, wassalamualaikum wr wb.
pidato
CONTOH
PIDATO PENGARUH INTERNET TERHADAP REMAJA
Assalamualaikum wr wb.
Bapak/ ibu guru beserta rekan-rekan
yang saya hormati, pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada
tuhan yang maha esa yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya kepada kita
semua sehingga kita dapat berkumpul ditempat ini, saya ucapkan banyak
terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk menyampaikan
sebuah pidato yang berjudul “Pengaruh Internet Terhadap Remaja”.
Sebelum saya memulai berpidato saya
ingin menyampaikan batasan masalah yang akan saya sampaikan didalam pidato hari
ini, yakni diantaranya ; pengaruh internet terhadap remaja dilihat dari segi
positif dan dari segi negatif.
Internet, kata yang tidak asing
ditelinga setiap orang, terutama para remaja yang senantiasa bergaul dengan
mewahnya dunia yang bertekhnologi, mewah, dan praktis. Internet bisa
didapatkan dimanapun kita berada. Dengan bermodalkan telepon selular yang
memiliki koneksi internet, internet dapat diakses dengan mudahnya melalui HP
dimanapun kita berada, atau jika tidak, disetiap sudut kota pasti terdapat
sebuah warung yang menjual jasa internet atau yang biasa disebut dengan
“Warnet”. Dunia Informasi Tanpa Batas, begitulah orang-orang
menyebutnya. Saya sendiri tidak begitu yakin tapi apa boleh dikata memang
begitu keadaannya. Dengan adanya internet, akses atau jalan terhadap
penyampaian informasi-informasi yang ada didunia ini dapat diambil dengan
mudahnya seraya membalikkan tangan atau mengejapkan mata.
Banyak ilmu pengetahuan yang begitu
melimpah disana. Informasi mengenai apapun dapat kita temukan di jagat
internet ini. Lalu apa hubungannya dengan siswa? Tentu saja sangat erat
hubungannya dengan siswa karena siswa tidak luput dengan yang namanya informasi
dan ilmu pengetahuan. Iinternet ini adalah media yang paling efektif dan mudah
untuk didapatkan dan diakses oleh siapa saja dan di manapun, walaupun tak dapat
dipungkiri bahwa karena adanya kebebasan ini dapat terjadi pula penyalah gunaan
fasilitas internet sebagai sarana untuk kriminalitas atau asusila. Siswa
yang baru mengenal internet biasanya menggunakan fasilitas ini untuk mencari
hal yang aneh-aneh? Seperti gambar-gambar yang tidak senonoh, atau video-video
aneh yang bersifat “asusila” lainnya yang dapat mempengaruhi jiwa dan
kepribadian dari siswa itu sendiri, sehingga siswa terpengaruh dan mengganggu
konsentrasinya terhadap proses pembelajaran di sekolah.
Namun demikian tidak semua siswa
melakukan hal yang demikian, hanya segelintir siswa-siswa yang usil saja yang
melakukannya karena kurang memiliki rasa tanggungjawab terhadap diri pribadi
dan sekitarnya. Namun pada umumnya internet digunakan oleh setiap siswa
untuk mencari atau mendapatkan informasi yang berhubungan dengan materi
pelajaran yang ia terima disekolah. Hal itu memungkinkan siswa menjadi lebih
kreatif dan lebih aktif dalam mencari sumber informasi dan ilmu pengetahuan
dibandingkan dengan siswa-siswa yang hanya duduk diam di depan meja dan
mendengarkan gurunya berbicara.
Hal ini dapat menjadi sebuah motivator
terhadap siswa untuk terus berkembang dan juga dapat berfungsi sebagai
penghancur (generasi muda). Remaja adalah makhluk yang rentan terhadap
perubahan disekitarnya. Dia akan mengikuti hal yang paling dominant yang berada
didekatnya. Jadi kemungkinan terjadinya perubahan yang drastis dalam
masa-masa remaja akan mendorong kearah mana remaja itu akan berjalan, kearah
positif atau negatif tergantung dari mana dia memulai.
Remaja yang kesehariannya bergaul
dengan internet akan lebih tanggap terhadap perubahan informasi disekitarnya
karena ia terbiasa dan lebih mengetahui tentang informasi-informasi tersebut
sehingga dia lebih daripada yang lainnya. Akan tetapi, remaja yang memiliki
kecenderungan pada hal yang negatif justru sebaliknya. Dia akan nampak
pasif karena hanya diperbudak oleh kemudahan dan kayaan informasi dari internet
tersebut.
Maka dari itu alangkah baiknya jika
kita bisa dengan bijak menggunakan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya dalam
hal yang positif demi kemajuan diri dan pribadi kita. Selaku remaja kita semua
harus dapat menguasai teknologi yang sedang berlari kencang pada era ini,
karena dengan demikian kita pun akan ikut berlari menyongsong masa depan.
Sekian, dan atas perhatiannya saya
ucapkan terimakasih, akhirul kata, wassalamualaikum wr wb
sastra b.inggris
Mouse Deer and Crocodile
One day, Mouse Deer went down to
the river to take a drink. But he knew that the crocodile might be waiting
underwater to eat him, so he said out loud. “I wonder if the water’s warm. I’ll
put in my leg and find out.” Of course Mouse Deer didn’t put in his leg. He
picked up a stick instead and put one end into the water. Chomp…! Crocodile
grabbed the stick and pulled it underwater. Mouse Deer laughed. “Ha… ha…ha… Stupid
crocodile! Cant you tell the difference between a stick and a leg?” Then Mouse
Deer ran off to drink somewhere else.
In the next day, Mouse Deer
wanted to cross the river. He wanted to eat the fruits on the other side of the
river. He saw a floating log in the river. He knew that Crocodile looked like a
log when he floated. Mouse Deer didn’t want to be eaten by Crocodile when he
crosses the river. He had an idea. He called out loud, “Crocodile!” Crocodile
rose from the water, “Hello, Mouse Deer. Have you come to be my lunch?” Mouse
Deer smiled. “Sorry, not today, Crocodile. I have orders from the King. He
wants to invite all the crocodiles in this river to a party. He wants me to
count all the crocodiles so he could prepare enough meal for you.”
“Really…? Tell us what to do,”
said Crocodile. “You must line up from this side of the river to the other
side,” said Mouse Deer. Crocodile then got all his friends and family. They
lined up across the river. Mouse Deer then jumped onto Crocodile’s back. “One,”
he counted. He jumped onto the next crocodile, “Two.” And the next crocodile,
“Three.” Mouse Deer kept jumping until he arrived on the other side of the
river. “How many are there?” asked Crocodile. “Just enough,” said Mouse Deer.
He laughed as he ran to the forest.***
surat pembaca
Penanganan Sampah
Mandengar kata sampah tergambar sesuatu yang tidak
menyanangkan bagiku. Tumpukan berbagai barang rongsokan, tebaran sisa makanan,
kerumuhan lalat atau nyanmuk, dan bau busuk yang menyengat. Oleh sebab itu,
tidak ada seorang pun yang menyenangi sampah. Sampah bukan hanya menyebabkan
pemandangan yang kotor dan bau tak
sedap. Lebih dari itu, sampah dapat mengundang penyakit.
Menangani
sampah memang bukan masalah sederhana. Penanganan sampah seharusnya memang
menjadi tanggung jawab bersama Dinas Kebersihan Kota dan Masyarakat. Dinas
Kebersihan Kota bertugas mengatur tempat pembuangan sampah dan petugas yang
mengelola. Sementara itu, masyarakat berkewajiban membuang sampah dengan
tertib, misalnya dengan memasukkan sampah dalam bungkus yang diikat dengan
kuat. Hambatannya, dapat saja sampah yang sudah diletakkan dalam bungkus itu
biasanya diaduk-aduk binatang seperi kucing dan anjing.
Guna menjaga
kebersihan, masyarakat juga perlu memerhatikan disiplin dalam membuang sampah.
Sangat bagus apabila ketika membuang sampah, mereka membuangnya di tempat yang
sudah disediakan. Namun, tidak semua tempat menyediakan tempat pembuangan
sampah. Oleh sebab itu, akhirnya mereka membuang sampah begitu saja di jalan.
Apa kemudian yang terjadi? Pemandangan Kota kita yang kotor akibat timbungan
sampah di jalan dan banjir pada musim hujan dan dapat menyebabkan penyakit yang
berbahaya dalah kehidupan kita.
Oleh:
Ahmad Eriadi
cerpen
"Penghianatan Sahabat Sejatiku"
Aku masih terpaku menatap lekat-lekat sosoknya.Seorang anak
laki-laki yang sabar yang sebaya denganku, yang telah cukup lama menjadi teman
akrabku sejak kelas 1 Smp.Aku pun hampir tidak mengingat, bagaimana kami bisa saling
mengenal dan berlanjut menjadi seorang sahabat.Ya, sahabat. Sesuatu yang
spesial bagi tidak sedikit orang.Sosok yang selalu ada saat kau jatuh hingga
kau telah berada di atas angin.
Teman akrabku itu dikatakan dewasa, dia sungguh kekanak-kanakan.Disebut penyabar, dan hobynya berenang tidak selalu seperti itu keadaannya. Namun entah karena hal apa aku sanggup berlama-lama di dekatnya. Waktu satu jam bukan lagi waktu yang cukup memuaskan bagi kami untuk saling bercerita dan berkeluh kesah. Mulai dari segala hal yang sedih, aneh, lucu, keren menurut kami, dan banyak lagi hal-hal tak penting yang kami bahas.
Sekiranya itu adalah ikrar setia kami untuk terus bersama hingga tangan Tuhanlah yang memisahkan sejenak .Namun, dalam segala situasi yang penuh dengan kecambuk akan kelebilan kami masing-masing, kami mencoba untuk bisa memenuhi janji kami sabagai sahabat……………selamanya.
Hingga semua itu berubah keadaannya.Terjadi begitu saja.Dan ia berhasil menghancurkan semuanya dalam sekejap dan ia berhasil menusuk belakan persahabatan ini.Tepat di pertengahan tahun lalu, semua itu kepahitan berawal dan sebuah hubungan yang erat pun berakhir.Penghianatan sahabatku yang membuat aku jadi sedih dan aku sangat marah padanya.Sebuah kata-kata itu yang terasa pantas untuk disandang.
“Sahabat
juga bisa membuat masalah dalam hidup ini” kata temanku
Hari-hari yang berlalu. Datanglah
sahabatku kerumah untuk bercerita kepada dan ia minta maaf kepadaku atas
kesalahan yang ia lakukan kepadaku. Dan ia ingin melanjutkan persahabatan mulai
dari awal lagi. Dalam persahabatan ini tidak ada lagi kebohongan, penghiatan
dan kebencian di antara kita. Terdengar sayup bisikan lembut ditelingaku hingga
aku mulai bankit setelah mendengar perkataan itu, bisikan itu membuat hatiku
tenang namun ia sudah menusuk belakan sahabat ini. Dan aku terima perkataanya itu. dan kami berjanji
kita akan sahabat selamanya.
Oleh: Ahmad eriadi
IX.2
Subscribe to:
Comments (Atom)