Thursday, 21 February 2013

surat pembaca



Penanganan Sampah

                Mandengar kata sampah tergambar sesuatu yang tidak menyanangkan bagiku. Tumpukan berbagai barang rongsokan, tebaran sisa makanan, kerumuhan lalat atau nyanmuk, dan bau busuk yang menyengat. Oleh sebab itu, tidak ada seorang pun yang menyenangi sampah. Sampah bukan hanya menyebabkan pemandangan yang kotor  dan bau tak sedap. Lebih dari itu, sampah dapat mengundang penyakit.
          Menangani sampah memang bukan masalah sederhana. Penanganan sampah seharusnya memang menjadi tanggung jawab bersama Dinas Kebersihan Kota dan Masyarakat. Dinas Kebersihan Kota bertugas mengatur tempat pembuangan sampah dan petugas yang mengelola. Sementara itu, masyarakat berkewajiban membuang sampah dengan tertib, misalnya dengan memasukkan sampah dalam bungkus yang diikat dengan kuat. Hambatannya, dapat saja sampah yang sudah diletakkan dalam bungkus itu biasanya diaduk-aduk binatang seperi kucing dan anjing.
          Guna menjaga kebersihan, masyarakat juga perlu memerhatikan disiplin dalam membuang sampah. Sangat bagus apabila ketika membuang sampah, mereka membuangnya di tempat yang sudah disediakan. Namun, tidak semua tempat menyediakan tempat pembuangan sampah. Oleh sebab itu, akhirnya mereka membuang sampah begitu saja di jalan. Apa kemudian yang terjadi? Pemandangan Kota kita yang kotor akibat timbungan sampah di jalan dan banjir pada musim hujan dan dapat menyebabkan penyakit yang berbahaya dalah kehidupan kita.

Oleh: Ahmad Eriadi

No comments:

Post a Comment