Penanganan Sampah
Mandengar kata sampah tergambar sesuatu yang tidak
menyanangkan bagiku. Tumpukan berbagai barang rongsokan, tebaran sisa makanan,
kerumuhan lalat atau nyanmuk, dan bau busuk yang menyengat. Oleh sebab itu,
tidak ada seorang pun yang menyenangi sampah. Sampah bukan hanya menyebabkan
pemandangan yang kotor dan bau tak
sedap. Lebih dari itu, sampah dapat mengundang penyakit.
Menangani
sampah memang bukan masalah sederhana. Penanganan sampah seharusnya memang
menjadi tanggung jawab bersama Dinas Kebersihan Kota dan Masyarakat. Dinas
Kebersihan Kota bertugas mengatur tempat pembuangan sampah dan petugas yang
mengelola. Sementara itu, masyarakat berkewajiban membuang sampah dengan
tertib, misalnya dengan memasukkan sampah dalam bungkus yang diikat dengan
kuat. Hambatannya, dapat saja sampah yang sudah diletakkan dalam bungkus itu
biasanya diaduk-aduk binatang seperi kucing dan anjing.
Guna menjaga
kebersihan, masyarakat juga perlu memerhatikan disiplin dalam membuang sampah.
Sangat bagus apabila ketika membuang sampah, mereka membuangnya di tempat yang
sudah disediakan. Namun, tidak semua tempat menyediakan tempat pembuangan
sampah. Oleh sebab itu, akhirnya mereka membuang sampah begitu saja di jalan.
Apa kemudian yang terjadi? Pemandangan Kota kita yang kotor akibat timbungan
sampah di jalan dan banjir pada musim hujan dan dapat menyebabkan penyakit yang
berbahaya dalah kehidupan kita.
Oleh:
Ahmad Eriadi
No comments:
Post a Comment